HIBRIDITAS DAN POLITIK TUBUH DALAM NOVEL NAMAKU MATA HARI KARYA REMY SILADO: SEBUAH TINJAUAN POSKOLONIAL
Abstract
Penelitian ini menggali aspek hibriditas dan ambivalensi yang terjadi pada tokoh Mata Hari dalam novel Namaku Mata Hari karya Remy Silado. Mata Hari, seorang agen spionase keturunan Belanda-Jawa bekerja pada banyak negara pada saat perang dunia berkecamuk. Selain itu, permainan politik tubuh Mata Hari juga menjadi sebuah hal yang menarik untuk diteliti lebih jauh. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, didapatkan hasil bahwa ruang-ruang pertemuan antara dua kebudayaan sama sekali tidak bisa dielakkan. Mata Hari sebagai Indo berdarah campuran Belanda-Indonesia tidak dapat melepaskan dirinya dari dua kebudayaan yang melingkupinya, Belanda maupun Indonesia.
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Ashcroft, Bill dan Gareth Griffiths dan Helen Tiffin. 2003. Menelanjangi Kuasa Bahasa Teori dan Praktik Sastra Poskolonial, diterjemahkan oleh Fati Soewandi & Agus Mokamat. Yogyakarta: Qalam.
Day, Tony dan Keith Foulcher. 2008. “Bahasan Poskolonial dalam Sastra Indonesia Modern,” dalam Sastra Indonesia Modern Kritik Poskolonial, Edisi Revisi Clearing a Space edisi revisi, Keith Foulcher dan Tony Day (ed.). Jakarta: Yayasan Obor dan KITLV.
Dermawan, Rusdian Noor. 2010. Poskolonialisme dalam Roman Bumi Manusia Karya Pramoedya Ananta Toer: Perlawanan Pramoedya terhadap Kolonialisme dan Feodalisme. Yogyakarta: Beranda Publishing.
Hunter, Thomas M. 2008. “Indo sebagai ‘Orang Lain’ Identitas, Kegelisahan, dan Ambiguitas dalam Salah Asoehan,” dalam Sastra Indonesia Modern Kritik Poskolonial, Edisi Revisi Clearing a Space edisi revisi Keith Foulcher dan Tony Day (ed.). Jakarta: Yayasan Obor dan KITLV.
Said, Edward W. 2010. Orientalisme: Menggugat Hegemoni Barat dan Mendudukkan Timur sebagai Subjek, diterjemahkan oleh Achmad Fawaid. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Sylado, Remy. 2010. Namaku Mata Hari. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.
Taufiq, Akhmad. 2010. “Konstruksi Politik Tubuh dalam Teks Sastra Poskolonial.” Makalah Lepas. Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP Universitas Jember.
Tickell, Paul. 2008. “Cinta di Masa Kolonialisme Ras dan Percintaan dalam Sebuah Novel Indonesia Awal,” dalam Sastra Indonesia Modern Kritik Poskolonial, Edisi Revisi Clearing a Space edisi revisi, Keith Foulcher dan Tony Day (ed.). Jakarta: Yayasan Obor dan KITLV.
Tim Wikipedia. 2013. “Remy Silado,” dalam http://id.wikipedia.org/wiki/Remy_Silado diakses pada Senin, 2 Juli 2013, pukul 10.14.
DOI: https://doi.org/10.37671/sb.v2i1.33
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2018 Sirok Bastra

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Jalan Pulau Bangka, Airitam, Pangkalpinang
Telepon: 0717-438455; Faksimile: (0717) 9103317
Pos-el: sirokbastra@kemdikbud.go.id





