PERBEDAAN BENTUK VERBA PADA BAHASA MELAYU TINGGI DAN BAHASA MELAYU RENDAH: STUDI KASUS INJIL MATIUS TERJEMAHAN KLINKERT

Hotnida Novita Sary

Abstract


Sebagai lingua franca di Nusantara, bahasa Melayu berkembang hingga memiliki ragam bahasa Melayu tinggi (BMT) dan bahasa Melayu rendah (BMR). Perbedaan ini pada akhirnya juga menimbulkan perbedaan bentuk verba. Penelitian ini akan mengkaji perbedaan bentuk verba yang terdapat dalam BMT dan BMR yang terdapat dalam Injil Matius terjemahan Klinkert. Metode yang digunakan adalah analisis dokumen. Peneliti mengunduh data dari laman sabda.org. Kedua versi Injil Matius ini kemudian dibandingkan dan dicatat satu ayat dengan ayat yang sama. Hasil pencatatan ini kemudian yang akan dianalisis. Hasil yang didapatkan dari penelitian ini adalah ragam BMT cenderung menggunakan bentuk berimbuhan, sedangkan BMR cenderung menggunakan bentuk dasar.


Keywords


bahasa Melayu; bahasa Melayu Rendah; bahasa Melayu tinggi; Injil; verba

Full Text:

PDF

References


Alwi, Hasan, dkk. 2003. Tata Bahasa Baku Bahasa Indonesia, ed. ketiga. Jakarta: Balai Pustaka

Collins, James T. 2005. Bahasa Melayu Bahasa Dunia: Sejarah Singkat. Jakarta: Yayasan Obor Indonesia

Chambert-Loir, Henri. 2009. Sadur: Sejarah Terjemahan di Indonesia dan Malaysia. Jakarta: Kepustakaan Populer Gramedia.

de Hollander, J. J. 1984. Pedoman Bahasa dan Sastra Melayu. Jakarta: Balai Pustaka

Hamidy, U.U. 1983. Riau sebagai Pusat Bahasa dan Kebudayaan Melayu. Pekanbaru: Bumi Pustaka

Jasin, H.B. 1956. Kesusastraan Dunia dalam Terjemahan Indonesia. Jakarta: Balai Pustaka

Kridalaksana, Harimurti. 1991. Masa Lampau Bahasa Indonesia: Sebuah Bunga Rampai. Jakarta: Kanisius

____________________. 1999. Sintaksis: Tata Bahasa Deskriptif Bahasa Indonesia. Jakarta: Fakultas Sastra Universitas Indonesia

____________________, dkk. 2007. ”Dasar-dasar Leksikologi dan Leksikografi: Bahan Pelatihan dan Penyusunan Kamus Dwi Bahasa (Indonesia/Melayu-asing, Indonesia/Melayu-daerah)”. Diktat. Depok: Pusan Leksikologi dan Leksikografi, Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya Universitas Indonesia

____________________. 2007. Pembentukan Kata dalam Bahasa Indonesia. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama

Latuihamallo, P.D. 1994. “Penerjemahan Alkitab di Indonesia; Tinjauan Historis,” dalam Persebaran Firman Di Sepanjang Zaman, halaman 39—52. Lembaga Alkitab Indonesia dan PT BPK Gunung Mulia, diunduh dari sabda.org (24 April 2009)

McGavran, Grace W. 1989, 1991, 1993, 1996. “Alkitab yang Bungkam dalam Bahasa Nusantara (Indonesia, abad ke-17 dan ke-18),” dalam Alkitab di Seluruh Dunia: 48 Kisah Nyata, halaman 11—16. Bandung: Lembaga Literatur Baptis, diunduh dari sabda.org (24 April 2009)

Munday, Jeremy. 2001. Introducing Translation Studies: Theory and Applications. New York: Routledge

Nida, E dan Charles Taber. 1969. The Theory and Practice of Translation. Leiden: United Bible Societies

Poerwadarminta, W.J.S. 1966. Kamus Umum Bahasa Indonesia, cetakan keempat. Jakarta: Balai Pustaka

Respati, Yosepha. 2007. “Terjemahan Beranotasi: Novel Under the Dragon: Travels in a Betrayed”. Tesis pada FIB UI, Depok

Sastrasoeganda, Koewatin. 1986. Kitab jang Menjatakan Djalannya Bahasa Melajoe. Jakarta: Balai Pustaka

Slametmuljana. 1969. Kaidah Bahasa Indonesia. Jakarta: Nusa Indah Ende Flores

Soesilo, Daud H. 2001. Mengenal Alkitab Anda. Jakarta: Lembaga Alkitab Indonesia.

Spaat, C. 1989. Bahasa Melayu: Tata Bahasa Selayang Pandang. Jakarta: Balai Pustaka

Sumardjo, Jacob. 2004. Kesusastraan Melayu Rendah: Masa Awal. Yogyakarta: Galang Press

Swellengrebel, J.L. 2006. Mengikuti Jejak Leijdecker. Jakarta: Lembaga Alkitab Indonesia

Teeuw, A. 1961. A Critical Survey Of Studies on Malay and Bahasa Indonesia. ’S-Gravenhage: Martinus Nijhoff

Utorodewo, Felicia N., dkk. 2004. Bahasa Indonesia: Sebuah Pengantar Penulisan Ilmiah. Depok: Universitas Indonesia Press

Van Ophuijsen, C.H. A. 1983. Tata Bahasa Melayu. Jakarta: Penerbit Djambatan

van Wijk, D. Gerth. 1985. Tata Bahasa Melayu. Jakarta: Penerbit Djambatan

Winckel, Eduard F.. 1944. Handbook of the Malay Language. California: P.D and Ione Perkins

Winstedt, R.O. 1952. Malay Grammar. London: Clarendon Press

Wojowasito, S. 1970. Pengantar Sintaksis Indonesia. Malang: FKSS IKIP Malang

Yin, Robert K. 2005. Studi Kasus: Desain dan Metode. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada

Yusuf, Muri. 2007. Metodologi Penelitian. Padang: UNP Press.




DOI: https://doi.org/10.37671/sb.v2i1.37

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2018 Sirok Bastra

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

 
 
______________________________________________________________________________________________________________________________________________
 
Publisher and Copyright @Kantor Bahasa Kepulauan Bangka Belitung
Kompleks Perkantoran dan Permukiman Terpadu Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung 
Jalan Pulau Bangka, Airitam, Pangkalpinang 
Telepon: 0717-438455; Faksimile: (0717) 9103317 
Pos-el: sirokbastra@kemdikbud.go.id